Akuntansi

Analisis Laporan Keuangan

Posted on


Analisis Laporan Keuangan

Penulis : DR. Kasmir
Penerbit : Rajawali Press | ukuran : 13,5 x 20
550 Gram | 382 hlm
Harga : Rp. 78.000,- diskon menjadi Rp. 73.000,-

Sinopsis
——

DAFTAR ISI

BAB 1 PENDAHULUAN
Latar belakang
Pengertian laporan keuangan
Tujuan laporan keuangan
Sifat laporankeuangan
Keterbatasan laporan keuangan
Pemeriksanaan laporan keuangan
Pihak-pihak yang memerlukan laporan keuangan

BAB 2 JENIS DAN KOMPONEN LAPORAN KEUANGAN
Jenis laporan keuangan
Neraca
Bentuk neraca
Laporan laba rugi
Bentuk laba rugi
Cara membaca laporan keuangan

BAB 3 ANALISIS LAPORAN KEUANGAN
Pengertian analisis laporan keuangan
Tujuan dan manfaat analisis
Bentuk-bentuk dan teknik analisis
Analisis perbandingan laporan keuangan
Analisis trend
Analisis persentase per komponen

BAB 4 ANALISIS RASIO
Pengertian rasio keuangan
Bentuk-bentuk rasio keuangan
Pembanding rasio keuangan
Keterbatasan rasio keuangan
Hubungan antar berbagai rasio
Kondisi keuangan

BAB 5 RASIO LIKUIDITAS
Pengertian rasio likuiditas
Tujuan dan manfaat rasio likuiditasjenis-jenis rasio likuiditas
Hasil pengukuran

BAB 6 RASIO SOLVABILITAS
Pengertian rasio solvabilitas
Tujuan dan manfaat rasio solvabilitas
Jenis-jenis rasio solvabilitas

BAB 7 RASIO AKTIVITAS
Pengertian rasio aktivitas
Tujuan dan manfaat rasio aktivitas
Jenis-jenis rasio aktivitas

BAB 8 RASIO PROFITABILITAS
Pengertian rasio profitabilitas
Tujuan dan manfaat rasio profitabilitas
Jenis-jenis rasio profitabilitas

BAB 9 RASIO KEUANGAN BANK
Pengertian dan jenis-jenis rasio bank
Rasio likuitas bank
Rasio solvabilitas bank
Rasio rentabilitas bank

BAB 10 ANALISIS SUMBER DAN PENGGUNAAN MODAL KERJA
Pengertian dana dan modal kerja
Arti penting dan tujuan modal kerja
Faktor-faktor yang memengaruhi modal kerja
Sumber modal kerja
Penggunaan modal kerja
Laporan sumber dan penggunaan modal kerja

BAB 11 ANALISIS PERKREDITAN
Latar belakang
Arti penting kredit
Jenis-jenis kredit
Perhitungan kebutuhan kredit
Analisis kredit
Kebijakan kredit perdagangan

BAB 12 ANALISIS LABA KOTOR
Pengertian analisis laba kotor
Faktor-faktor yang memengatuhi laba kotor
Manfaat laba kotor
Contoh laba kotor
Perencanaan laba kotor

BAB 13 ANALISIS TITIK IMPAS
Pengertian analisis titik impas
Tujuan analisis titik impas
Asumsi dan keterbatasan analisis titik impas
Rumusan yang digunakan
Tingkat keamanan
BEP dengan perubahan

Selamat Membaca dan Happy Shopping!
Follow our Instagram : @jualbukuekonomi
#jualbukuonline #bukumurah #jualbukumurah #bukuekonomi #bukukuliah #epicbooks #bacabuku #buku #ayomembaca #jakarta #gratisongkir #literasiilmiah #metodepenelitian #EkonomiIslam #Ekonomisyariah #PerekonomianIndonesia #bisnis #Akuntansi #statistika #ekonomiindonesia #manajemen #ekonometrika #belanjagratisongkir

Advertisements

Akuntansi Perbankan : Transaksi dalam Valuta Rupiah Edisi Ketiga

Posted on


Akuntansi Perbankan : Transaksi dalam Valuta Rupiah Edisi Ketiga

Penulis : DR. Taswan
Penerbit : Upp Stim YKPN | ukuran : 19 x 24
650 Gram | 430 hlm
Harga : Rp. 150.000,- Diskon menjadi Rp. 135.000,-

Sinopsis
——
Transaksi laporan keuangan bank menjadi kebutuhan setiap pihak yang berkepentingan dengan masalah perbankan. Bank Indonesia selaku otoritas moneter telah merespon hal tersebut melalui perubahan-perubahan regulasi yang berlaku dengan standar/konsep akuntansi perbankan sehingga sangat relevan dengan praktisi saat ini.

Daftar Isi
Pendahuluan
Kosepsi Akuntansi
Laporan keuangan bank
Akuntansi kliring
Giro nasabah
Tabungan
Deposito
Penjaminan simpanan
Surat berharga diterbitkan
Pinjaman yang diterima
Akuntansi modal bank
Kas dan rekening giro bank Indonesia
Investasi jangka pendek
Investasi pada surat utang negara
Akuntansi kredit yang diberikan
Batas maksimum pemberian kredit
Penyertaan saham
Akuntansi penyisihan penghapusan aktiva prodktif (PPAP)
Aktiva sewa guna usaha
Aktiva TEtap
Jasa pengiriman uang (transfer)
Inkaso
Kartu plastik
Bank garansi
Surat kredit berdokumentasi dalam negeri
Akuntansi jasa lainnya
Akuntansi Komitmen dan kontingjensi bank
Hubungan kantor pusat-cabang dan antar cabang
Penyusunan laporan keuangan bank di kantor cabang
Laporan keuangan gabungan

Selamat Membaca dan Happy Shopping!
Follow our Instagram : @jualbukuekonomi
#jualbukuonline #bukumurah #jualbukumurah #bukuekonomi #bukukuliah #epicbooks #bacabuku #buku #ayomembaca #jakarta #gratisongkir #literasiilmiah #metodepenelitian #EkonomiIslam #Ekonomisyariah #PerekonomianIndonesia #bisnis #Akuntansi #statistika #ekonomiindonesia #manajemen #ekonometrika #belanjagratisongkir

Akuntansi Pemerintahan Daerah 1

Posted on


Akuntansi Pemerintahan Daerah 1

Penulis : Oman Rusmana, Dyah Setyaningrum, Yuliansyah, Maryani
Penerbit : Salemba empat | ukuran : 19 x 26
400 Gram | 176 hlm
Harga : Rp. 67.000,-

Sinopsis
——
Perkembangan akuntansi pemerintahan di Indonesia sangat dinamis. Salah satunya terkait kewajiban implementasi laporan keuangan berbasis akrual sejak diterbitkannya UU Nomor 17 Tahun 2003. Namun kenyataannya, tarik ulur implementasi basis akrual masih terus terjadi. Dalam PP Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan disebutkan bahwa basis akrual berlaku efektif untuk laporan keuangan mulai tahun anggaran (TA) 2010. Namun apabila entitas pelaporan belum dapat menerapkan basis akrual, entitas tersebut dapat menerapkan basis kas menuju akrual sampai paling lama 4 tahun setelah TA 2010. Tahun 2015 menjadi tahun pertama diwajibkannya penerapan basis akrual di seluruh jajaran pemerintahan, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Buku Akuntansi Pemerintahan Daerah merupakan paket komplit yang dapat membantu pengajar, mahasiswa, maupun praktisi untuk memahami akuntansi pemerintahan secara mudah. Buku ini sendiri terdiri dari dua buku. Buku pertama akan membahas tentang berbagai konsep dasar Akuntansi Pemerintahan mulai dari Konsep Pengelolaan Keuangan Negara, Anggaran, dan Siklus Akuntansi Pemerintahan. Sementara buku kedua akan berisi sistem akuntansi beberapa jenis akun yang disesuaikan dengan Standar Akuntansi Pemerintahan, mulai dari Sistem Akuntansi Kas dan Setara Kas sampai Akuntansi Koreksi Kesalahan.

Perkembangan akuntansi pemerintahan di Indonesia sangat dinamis. Salah satunya terkait kewajiban implementasi laporan keuangan berbasis akrual sejak diterbitkannya UU Nomor 17 Tahun 2003. Namun kenyataannya, tarik ulur implementasi basis akrual masih terus terjadi. Dalam PP Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan disebutkan bahwa basis akrual berlaku efektif untuk laporan keuangan mulai tahun anggaran (TA) 2010. Namun apabila entitas pelaporan belum dapat menerapkan basis akrual, entitas tersebut dapat menerapkan basis kas menuju akrual sampai paling lama 4 tahun setelah TA 2010. Tahun 2015 menjadi tahun pertama diwajibkannya penerapan basis akrual di seluruh jajaran pemerintahan, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Buku Akuntansi Pemerintahan Daerah merupakan paket komplit yang dapat membantu pengajar, mahasiswa, maupun praktisi untuk memahami akuntansi pemerintahan secara mudah. Buku ini sendiri terdiri dari dua buku. Buku pertama akan membahas tentang berbagai konsep dasar Akuntansi Pemerintahan mulai dari Konsep Pengelolaan Keuangan Negara, Anggaran, dan Siklus Akuntansi Pemerintahan. Sementara buku kedua akan berisi sistem akuntansi beberapa jenis akun yang disesuaikan dengan Standar Akuntansi Pemerintahan, mulai dari Sistem Akuntansi Kas dan Setara Kas sampai Akuntansi Koreksi Kesalahan.

Selamat Membaca dan Happy Shopping!
Follow our Instagram : @jualbukuekonomi
#jualbukuonline #bukumurah #jualbukumurah #bukuekonomi #bukukuliah #epicbooks #bacabuku #buku #ayomembaca #jakarta #gratisongkir #literasiilmiah #metodepenelitian #EkonomiIslam #Ekonomisyariah #PerekonomianIndonesia #bisnis #Akuntansi #statistika #ekonomiindonesia #manajemen #ekonometrika #belanjagratisongkir

Auditing: Petunjuk Praktis Pemeriksaan Akuntan oleh Akuntan Publik (Buku 2)

Posted on


Auditing: Petunjuk Praktis Pemeriksaan Akuntan oleh Akuntan Publik (Buku 2) (Edisi 4)

Penulis : Sukrisno Agoes
Penerbit : Salemba empat
873 Gram | 468 hlm
Harga : Rp. 154.900,- Diskon menjadi Rp. 145.000,-

Sinopsis
——
Buku Auditing Petunjuk Praktis Pemeriksaan Akuntan oleh Kantor Akuntan Publik ini, merupakan revisi dari Buku Auditing (Pemeriksaan Akuntan) oleh Kantor Akuntan Publik edisi sebelumnya. Dalam buku ini telah disesuaikan perkembangan baru di bidang akuntansi dan auditing dari buku sebelumnya. Di antaranya mulai dari pemutakhiran materi yang disesuaikan dengan Standar Profesional Akuntan Publik 2011, Kode Etik Akuntan Publik Indonesia yang mulai berlaku 1 Januari 2011, Undang-Undang Akuntan Publik Nomor 5 Tahun 2011 dan perkembangan baru dari assurance service dan risk based approach yang diilhami dari buku Arens (2011) dan Whittington (2012).Buku ini dibagi dalam dua buku yang diharapkan bisa menjadi bahan referensi dalam mata kuliah auditing I dan II dan dilengkapi dengan beberapa soal latihan. Selain itu, juga diberikan gambaran mengenai pelaksanaan pemeriksaan akuntan yang dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP). Oleh arena itu, selain membahas pengertian auditing secara teoretis, penulis juga memberikan contoh-contoh kertas kerja pemeriksaan yang diharapkan bisa memberikan gambaran kepada para mahasiswa yang mengikuti kuliah auditing namun belum mempunyai gambaran mengenai cara membuat kertas kerja pemeriksaan yang baik dan lengkap. Kelebihan lain dalam buku ini juga disertakan beberapa lampiran di antaranya Peraturan Menteri Keuangan No. 17/PMK.01/2001 Tanggal 5 Februari 2008 dan Sarbanes Oxley Act 2002 yang dikeluarkan di USA setelah terjadi kasus Enron untuk menambah wawasan pembaca tentang jasa kantor akuntan publik.

Buku Auditing Petunjuk Praktis Pemeriksaan Akuntan oleh Kantor Akuntan Publik ini disusun antara lain dengan tujuan menambah bacaan (kepustakaan) mengenai pemeriksaan akuntan, yang bisa digunakan baik oleh mahasiswa fakultas ekonomi jurusan akuntansi maupun mereka yang berkecimpung di bidang audit dan akuntansi.

Daftar Isi:
Bab 15 Pemeriksaan Aset Takberwujud (Intangible Assets)
Bab 16 Pemeriksaan Liabilitas Jangka Pendek (Current Liabilities)
Bab 17 Pemeriksaan Liabilitas Jangka Panjang (Long Term Liabilities)
Bab 18 Pemeriksaan Ekuitas
Bab 19 Pemeriksaan atas Perkiraan Laba Rugi
Bab 20 Pemeriksaan Subsequent Events dan Penyelesaian Pemeriksaan
Bab 21 Management Letter (Surat Komentar terhadap Pengendalian Intern)
Bab 22 Surat Pernyataan Langganan (Client Representation Letter)
Bab 23 Management Audit
Bab 24 Internal Audit
Bab 25 Computer Audit
Bab 26 Audit atas Proses Right Issue
Bab 27 Jasa-jasa Selain Audit yang Bisa Diberikan Kantor Akuntan Publik

Selamat Membaca dan Happy Shopping!
Follow our Instagram : @jualbukuekonomi
#jualbukuonline #bukumurah #jualbukumurah #bukuekonomi #bukukuliah #epicbooks #bacabuku #buku #ayomembaca #jakarta #gratisongkir #literasiilmiah #metodepenelitian #EkonomiIslam #Ekonomisyariah #PerekonomianIndonesia #bisnis #Akuntansi #statistika #ekonomiindonesia #manajemen #ekonometrika #belanjagratisongkir

Akuntansi untuk Kecamatan dan Desa

Posted on

Akuntansi untuk Kecamatan dan Desa
Penulis : Indra Bastian, PhD
Penerbit : Erlangga | 2015
850 Gram | 448 hlm
Harga : Rp. 210.000,- Diskon menjadi Rp. 183.000,-

Sinopsis
——
Buku Akuntansi untuk Kecamatan dan Desa ini membahas tentang pengelolaan organisasi kecamatan dan desa yang sangat terkait dengan penataan kehidupan masyarakat. Lebih luas, Buku Akuntansi Untuk Kecamatan & Desa ini berisi tentang bagaimana stakeholder pengelola kecamatan dan desa harus mengelola organisasinya agar terwujud masyarakat yang sejahtera. Pembaca Buku Akuntansi Untuk Kecamatan dan Desa dapat mengetahui dan memahami bagaimana mengelola organisasi kecamatan dan desa. Selain itu, Buku Akuntansi Untuk Kecamatan dan Desa ini juga dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat kecamatan dan desa di Indonesia.

Buku Akuntansi Untuk Kecamatan dan Desa ini adalah buku referensi akademik sekaligus panduan bagi para profesional yang terkait dengan pembangunan Kecamatan dan Desa (professional textbook). Buku Akuntansi Untuk Kecamatan dan Desa ini dapat digunakan sebagai acuan/pedoman bagi para praktisi pemerintah khususnya pada tingkat kecamatan dan desa, serta masyarakat yang notabene sebagai pengguna layanan kecamatan dan desa.

Karena itu, masyarakat diharapkan dapat memahami Buku Akuntansi Untuk Kecamatan dan Desa ini dan mampu menjadi pengendali atas pengelolaan kecamatan dan desa hingga tujuan pembangunan kecamatan dan desa dapat dicapai. Jadi, Buku Akuntansi Untuk Kecamatan dan Desa ini menawarkan hal yang baru bagi perkembangan ilmu akuntansi, khususnya bidang Akuntansi untuk Kecamatan dan Desa di Indonesia.

Selamat Membaca dan Happy Shopping!
Follow our Instagram : @jualbukuekonomi
#jualbukuonline #bukumurah #jualbukumurah #bukuekonomi #bukukuliah #epicbooks #bacabuku #buku #ayomembaca #jakarta #gratisongkir #literasiilmiah #metodepenelitian #EkonomiIslam #Ekonomisyariah #PerekonomianIndonesia #bisnis #Akuntansi #statistika #ekonomiindonesia #manajemen #ekonometrika #belanjagratisongkir

Akuntansi Manajemen Berbasis Desain

Posted on


Akuntansi Manajemen Berbasis Desain

Penulis : Subagyo, Nur Aini Masruroh, Indra Bastian
Penerbit : Ugm Press | 279 hlm
tahun : 2017 | 350 Gram | ukuran : 15,5 x 23 cm
Harga : Rp. 75.000,- Diskon menjadi Rp. 70.000,-

Sinopsis
——
Dalam sebuah bisnis, uang sudah dianggap lebih dari sekadar darah kehidupannya. Faktor uang selain digunakan sebagai “tujuan berbisnis”, misalnya mendapatkan uang sebanyak-banyaknya, secepat-cepatnya, dan selanggeng-langgengnya, uang juga digunakan sebagai indikator “sehat-tidak-sehatnya” kondisi bisnis serta sebagai indikator “benar-tidaknya” sebuah bisnis. Buku ini disusun dengan maksud memberikan tools bagi manajer dalam menggunakan informasi terkait uang untuk justifikasi pengambilan keputusan terkait bisnis.

Dalam buku ini dipilih pendekatan desain dengan pertimbangan justifikasi tentang ketepatan sebuah keputusan bisnis sangat dipengaruhi oleh model bisnis yang dipilih atau dijalani. Lebih lanjut, pengambilan pendekatan desain juga didukung oleh kenyataan bahwa bidang akuntansi manajemen lebih fokus pada asas manfaat dan efektivitas dalam mendukung pengambilan keputusan—tidak seperti dalam bidang akuntansi keuangan yang sifatnya sangat formal dan standar.

Selamat Membaca dan Happy Shopping!
Follow our Instagram : @jualbukuekonomi
#jualbukuonline #bukumurah #jualbukumurah #bukuekonomi #bukukuliah #epicbooks #bacabuku #buku #ayomembaca #jakarta #gratisongkir #literasiilmiah #metodepenelitian #EkonomiIslam #Ekonomisyariah #PerekonomianIndonesia #bisnis #Akuntansi #statistika #ekonomiindonesia #manajemen #ekonometrika #belanjagratisongkir

Manajemen Keuangan – Teori dan Aplikasi

Posted on


Manajemen Keuangan – Teori dan Aplikasi Edisi 4

Penulis : Dr. R Agus Sartono M.B.A
Penerbit : Bpfe ugm | 526 hlm
Tahun : 2014 | Berat : 1 kg
Harga : Rp. 118.000,-

DAFTAR ISI

BAB 1. TUJUAN DAN FUNGSI MANAJEMEN KEUANGAN
Pendahuluan, 1; Manajemen Keuangan dan Disiplin Ilmu yang Lain, 2; Akuntansi, 3; Ilmu Ekonomi, 3; Pemasaran, Produksi dan Metode Kuantitatif, 4; Tujuan Manajemen Keuangan, 6; Maksimisasi Profit, 7; Memaksimumkan Kemakmuran Pemegang Saham melalui Maksimisasi Nilai Perusahaan, 8; Konflik Antarkelompok dalam Perusahaan (Agency Conflicts), 10; Pertanyaan, 13.

BAB 2. FUNGSI PASAR UANG DAN MODAL
Tiga Alternatif Bentuk Perusahaan, 15; Perusahaan Perseorangan, 16; Perusahaan Persekutuan, 16; Perseroan Terbatas, 17; Sistem Keuangan Secara Garis Besar, 17; Struktur Pasar Keuangan, 19; Pasar Uang, 20; Medium Term Loan (MTL), 21; Pasar Modal, 21; Pengertian dan Sejarah Pasar Modal di Indonesia, 23; Periode 1926-1966, 24; Periode 1967-1976, 24; Organisasi Pasar Modal di Indonesia, 25; Badan Pembina Pasar Modal, 27; Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM), 27; Bursa Efek, 27; Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian (LPP), 28; Lembaga Wiring dan Penjamin MP), 28; Bank Kustodian, 28; Lembaga Penunjang Pasar Modal, 28; Perusahaan Penilai, 29; Akun­tan Publik, 29; Notaris, 29; Konsultan Hukum, 30; Wali Amanat, 30; Penanggung, 30; Perantara Perdagangan Efek Pedagang Efek dan Biro Administrasi Efek, 30; Prosedur Go Publik, 31; Persyarat­an Go Publik Melalui Bursa untuk Emisi Saham, 31; Untuk Emisi Obligasi, 31; Persyaratan Go Publik Melalui Bursa Paralel untuk Emisi Saham, 33; Mekanisme Perdagangan Saham, 33; Pasar Primer atau Pasar Perdana, 33; Pasar Primer atau Pasar Perdana, 33; Pasar Sekunder, 34; Perdagangan dengan Sistem Kol, 36; Perdagangan dengan Sistem Terus-Menerus, 36; Manfaat Pasar Modal, 38; Bagian Emiten, 38; Bagi Pemodal, 39; Bagi Lembaga Penunjang, 39; Bagi Pemerintah, 39; Proses Penilaian Surat Berharga, 40; Keuntungan yang Diisyaratkan dan Tingkat Bunga, 41; Pertanyaan, 44.

BAB 3. KONSEP NILAI WAKTU UANG
Nilai Kemudian (Future Value), 46; Nilai Kemudian Jika Bunga Dihitung Lebih Dart Satu Kali dalam Satu Periode, 49; Nilai Kemudian Anuitas, 51; Nilai Sekarang (Present Value), 53; Nilai Sekarang Apabila Bunga Dihitung Lebih dari Satu Kali dalam Satu Periode, 57; Nilai Sekarang Anuitas, 58; Penentuan Tingkat Bunga, 61; Amortisasi Pinjaman, 64; Pertanyaan, 66.

BAB 4. PENILAIAN SURAT BERHARGA
Return On Investment serta Penilaian Surat Berharga, 72; Saham dengan Model Pertumbuhan, 76; Model Pertumbuhan Satu Tahap, 76; Model Pertumbuhan Dua Tahap, 79; Model Pertumbuhan Tiga Tahap, 81; Nilai Intrinsik Versus Harga Pasar, 82; Price Earning Ratio dan Growth Opportunities, 86; Penilaian Sahara Preferen, 88; Penilaian Obligasi dengan Jatuh Tempo, 89; Obligasi tanpa Jatuh Tempo, 91; Pertanyaan, 95.

BAB 5. NILAI TAMBAH EKONOMIS DAN NILAI TAMBAH PASAR
Aset dan Kapital Operasional, 98; Laba Operasi Bersih Sesudah Pajak, 100; Aliran Kas Bebas (Fee Cash Flow), 101; Market Value Added (WA) dan Economic Value Added (EVA), 103; Penilaian Per­usahaan Keseluruhan, 105; Model Nilai Korporasi (Corporate Value Model), 106; Pertanyaan, 111.

BAB 6. ANALISIS RASIO KEUANGAN
Pembagian Analisis Rasio, 114; Rasio Keuangan dan Analisis Kesulitan Keuangan, 114; Rasio Likui­ditas, 116; Rasio Aktivitas, 118; Financial Leverage, 120; Rasio Profitabilitas, 122; Masalah Inflasi dan Analisis Keuangan, 126; Analisis Indeks dan Common Size, 127; Pertanyaan, 131.

BAB 7. RISIKO INVESTASI DAN TEORI PORTOFOLIO
Distribusi Probabilitas, 141; Nilai yang Diharapkan dan Standar Devias! untuk Mengukur Risiko Por­tofolio, 143; Analisis Risiko Portofolio, 151; Koefisien Korelasi dan Kovarian, 154; Analisis Pemi­lihan Portofolio dan Capital Asset Princing Model (CAPM), 160; Portofolio yang Efisien, 162; Capi­tal Asset Princing Model (CAPM), 168; Garis Pasar Modal, 170; Garis Pasar Sekuritas, 175; Pengukuran Koefisien Beta (0), 177; Kritik terhadap CAPM, 180; Portofolio dengan Diversifikasi Global, 181;
Arbitrage Princing Theory (APT), 184, Pertanyaan, 185.

BAB 8. KONSEP PENILAIAN INVESTASI

Proyeksl Aliran Kas, 190; Metode Penilaian Investasi, 192; Average Rate of Return, 193; Payback Period, 193; Discounted Payback, 195; Net Present Value (NP%4, 195; Internal Rate of Return ORR), 198; Modified Internal Rate of Return (MIRK), 201; Profitability Index (PQ, 203; Investasi dengan Usia Ekonomis Berbeda, 203; Adjusted Present Value, 205; Pertimbangan Risiko dalam Investasi, 207; Multiple Internal Rate of Return, 208; Capital Rationing, 209; Inflasi dan Capital Budgeting, 210; Investasi Penggantian, 211; Investasi dengan Modal Pinjaman, 214; Optimal Capital Budget­ing, 218; Pertanyaan, 221.

BAB 9. TEORI STRUKTUR MODAL
Pendekatan Laba Bersih (NO, Pendekatan Laba Operasi Bersih (NOD dan Pendekatan Tradisional, 228; Pendekatan Modighani-Miller (MM), 230; Pendekatan MM Tanpa Pajak, 231; A. Preposisi 1, 231; B. Preposisi 11, 234; C. Preposisi 111, 235; Pendekatan MM Apabila Ada Pajak, 236; A. Preposisi, 236; B. Preposisi II, 238; C. Preposisi 111, 239; Pendekatan Miller dengan Adanya Pajak Penghasilan Perusahaan dan Pajak Pendapatan Perseorangan, 242; Nilai Perusahaan, Biaya Modal dan Agency Costs, 246; Leverage Keuangan, Struktur Modal dan Laba per Lembar Saham, 250; Pertanyaan, 254.

BAB 10. ANALISIS LEVERAGE OPERASI DAN LEVERAGE KEUANGAN
Leverage dan Laporan Rugi-Laba, 257; Biaya Tetap dan Variabel, 259; Operating dan Financial Le­verage, 260; Financial Risk dan Financial Leverage, 263; Combined Leverage dan Overall Risk, 267; Analisis Break-Even, 270; Beberapa Batasan Analisis Break-Even, 274; Analisis Break-Even dan Le­verage. 275; Pertanyaan, 277.

BAB 11. KEBLJAKAN DEVIDEN
Teori Kebijakan Deviden, 282; Deviden Adalah Tidak Relevan, 282; Bird-In-The Hand Theory, 282; Tax Differential Theory, 285; Information Content Hypothesis, 289; Clientile Effect, 290; Kebijakan Divider dalam Praktek, 291; Pertimbangan Manajerial dalam Menentukan Deviden Payout Ratio, 292; (1) Kebutuhan Dana Perusahaan, 293; (2) Likuiditas, 293; (3) Kemampuan Meminjam, 293; (4) Keadaan Pernegang Saham, 294; (5) Stabilitas Deviden, 294; Stock Deviden, 295; Stock Split, 297; Repurchase of Stock, 297; Keuntungan dan Kelemahan Pembelian Kembali Saham (Stock Re­purchase), 299; Pertanyaan, 300.

BAB 12. SUMBER DANA JANGKA MENENGAH
Term Loan dan Equipment Loan, 301; Pembiayaan Leasing, 304; Pihak-pihak yang Terlibat dalam Sewa Guna, 305; Klasifikasi Perusahaan, Sewa Guna, 305; Jenis-jenis Transaksi Sewa Guna (Leas­ing), 306; Finance Lease, 306; Direct Financial Lease, 307; Sale and Lease Back, 307; Leverage Lease, 307; Syndicated Lease, 308; Cross Border Lease, 308; Vendor Program, 308; Operating Lease, 309; Keunggulan-keunggulan Sewa Guna, 309; Metode Pembiayaan Sewa Guna (Lease Pay­ment), 310; Perlakuan Akuntansi Atas Leasing, 315; Evaluasi oleh Lessee, 316; Evaluasi oleh Les­sor, 318; Pertanyaan, 322.

BAB 13. SUMBER. DANA JANGKA PENDEK
Instrumen Utang Jangka Panjang, 324; Penilaian Warrant dan Convertible Bonds, 326; Kelebihan dan Kelemahan Long Term Debt, 328; Saham Preferen atau Preferred Stock, 329; Kelebihan clan Kelemahan Saham Preferen, 330; Saham Biasa atau Common Stock, 330; Kelebihan dan Kelemah­an Saham Biasa, 331; Bond Refunding Analysis, 332; Pertanyaan, 335.

BAB 14. PERDAGANGAN OPSI
Apa yang Dimaksud dengan Opsi?, 338; Pentingnya Perdagangan Opsi, 340, Prosedur Perdagangan Opsi, 341; Faktor-faktor yang Menentukan Harga Opsi, 342; Opsi Beli (Call Option), 346; Opsi Jual (Put Option), 350; Strategi Kombinasi Opsi. 352; Penilaian Opsi dengan Model Black-Scholes, 358; Pertanyaan, 363.

BAB 15. MERGER DAN REORGANISASI
Jenis-jenis Merger dan Prosedur Merger, 366; Taktik Mempertahankan Dirt, 367; Financial Term of Exchange, 368; Earning, 368; Nilai Pasar, 371; Alasan Perusahaan Melakukan Merger, 373; Econo­mies of Scale, 373; Memperbaiki Manajemen, 373; Penghematan Pajak, 374; Diversifikasi/Risk Re­duction, 374; Meningkatkan Corporate Growth Rate, 374; Holding Companies, 375, Penciut-an Usaha, 375; Reorganisasi/Restrukturisasi, 376; Restrukturisasi Bisnis, 377; Restrukturisasi Keuang­an, 378; Restrukturisasi Manajemen, 379; Restrukturisasi Organisasi, 379; Penentuan Nilai Penisaha­an, 380; Pertanyaan, 382.

BAB 16. MANAJEMEN MODAL KERJA
Utang Jangka Pendek, 386; Penentuan Kebutuhan Modal Kerja, 390; Metode Keterikatan Dana, 390; Metode Perputaran Modal Kerja, 393; Keuntungan dan Kelemahan Pembiayaan Jangka Pen­dek, 395; Accrual Account, Utang Dagang dan Utang Bank, 396; Commercial Paper and Factoring, 399; Anjak Piutang (Factoring), 399; Pihak-pihak yang Terlibat dalam Anjak Piutang, 400; Disclosed (With Notification) Factoring, 401; Undisclosed (Without Notification) Factoring, 402; Resource (With-recourse) Factoring, 402; Nonrevourse (Without Recourse) Factoring, 403; Jasa-jasa Anjak Piutang, 403; Jasa Pembiayaan, 403; Jasa Nonpembiayaan, 403; Manfaat Anjak Piutang, 404; Jenis Anjak ,Piutang, 405; International Factoring, 405; Manfaat International Factoring, 407; Manfaat bagi Eks­portir, 407; Manfaat Importir, 407; Biaya Anjak Piutang, 407; Piutang Risiko Anjak Piutang, 408; Penilaian Risiko Klien, 408;, Risiko Nasabah, 409; Format Perjanjian Anjak Piutang, 410; Keten­tuan-ketentuan Umum, 410; B. Keabsahan Piutang, 410; C. Pengalihan Risiko, 410; D. Pengalihan Piutang, 410; E. Notifikasi, 410; F. Syarat Pembayaran, 411; G. Perubahan Persyaratan, 411; H. Tanggung Jawab Klien alas Nasabah, 411; Konsep Modal Kerja No[, 411; Pertanyaan, 413.

BAB 17. MANAJEMEN KAS DAN SURAT BERHARGA
Risiko dan Tingkat Keuntungan, 416; Angaran (Budget) kas, 416; Manajemen Pengumpulan Dana, 418; Transfering Funds, 419: Concentration Banking, 420; Lock-Box System, 421; Pengendalian Pengeluaran, 422; Electronic Funds Transfer (EFT), 423; Menentukan Kas yang Optimal, 423; Model Persediaan, 424; Model Stockhastik, 426; Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Surat Berhar­ga, 427; Investasi dalam Surat Berharga, 428; Pertanyaan, 429.

BAB 18. MANAJEMEN PIUTANG
Kebijakan Manajemen Piutang, 432; Standar Kredit, 432; Persyaratan Kredit, 433; Kebijakan Kredit dan Pengumpulan Piutang, 435; Evaluasi terhadap, Para Langganan, 436; Mengumpulkan dan Meng­analisis Informasi, 437; Pertanyaan, 442.

BAB 19. MANAJEMEN PERSEDIAAN
Jenis Persediaan, 443; Akuntansi Persediaan, 444; Economical Order Quantity, 446; Reorder Point dan Persediaan Besi, 449; Potongan Harga, 451; Penentuan Persediaan Pengaman, 452; Pengenda­lian Sistem Persediaan, 453; Sistem Komputerisasi, 453; Sistem Just-In Time, 454; Out-Scourcing, 455; Sistem Pengendalian ABC, 455; Material Reqruitment Planning (MRP), 455; Pertanyaan, 456.

BAB 20, MANAJEMEN KEUANGAN UNTUK BISNIS NONLABA
Bisnis Laba Versus Bisnis Nonlaba, 457; Estimasi Biaya Modal, 458; Keputusan Struktur Modal, 460; Capital Budgeting, 461; Keputusan Pemenuhan Kebutuhan Dana (Financing Decision), 463; Perta­nyaan, 464.

BAB 21. MANAJEMEN KEUANGAN MULTINASIONAL
Manajemen Keuangan Multinasional Versus Manajemen Keuangan Domestik, 466; Nilai Tukar (Ex­change Rates), 467, Hedging di Forex Market, 472; International Capital Market, 474; Multinasional Capital Budgeting, 476; Manajemen Modal Kerja, 479; Pertanyaan, 480.

DAFTAR ISTILAH PENTING
LAMPIRAN TABEL

Selamat Membaca dan Happy Shopping!
Follow our Instagram : @jualbukuekonomi
#jualbukuonline #bukumurah #jualbukumurah #bukuekonomi #bukukuliah #epicbooks #bacabuku #buku #ayomembaca #jakarta #gratisongkir #literasiilmiah #metodepenelitian #EkonomiIslam #Ekonomisyariah #PerekonomianIndonesia #perusahaan #Akuntansi #statistika #ekonomiindonesia #dutabacaindonesia #ekonometrika #belanjagratisongkir