Sistem Ekonomi Islam

Al-Qur’an Menuju Sistem Moneter yang Adil

Posted on

Al-Qur’an Menuju Sistem Moneter yang Adil
Penulis: Prof. Dr. M. Umer Chapra
Berat Buku : 350 Gram | 291 halaman
Jenis Cover: Soft Cover
Harga : Rp. 47.000,-

——–
Sinopsis
——–
Apakah mungkin merancang kerangka sistem keuangan dan perbankan yang handal sesuai dengan prinsip-prinsip Islam yang bersandarkan pada Al Qur’an dan Sunnah? Salah satu tujuan buku ini adalah untuk menunjukkan bahwa hal itu dapat dicapai.
Sebagai buku yang menafsirkan Al Qur’an dan Hadis dengan logika keilmuan, maka buku ini sangat layak dibaca oleh siapa saja yang berminat pada bidang ekonomi islam tidak terkecuali yang awam sekalipun. Satu bidang garap yang telah didokumentasikan secara monumental oleh Prof. Dr. M. Umer Chapra dalam bukunya Al Quran menuju Sistem Moneter Yang Adil.
Buku ini membahas secara komprehensif tujuan dan strategi sistem keuangan dan perbankan, riba, alternatif terhadap riba dan pembaruan-pembaruan yang harus dimulai di masyarakat Islam. Pemikiran alternatif tentang satu perangkat kelembagaan keuangan dan perbankan, manajemen kebijaksanaan moneter juga ditawarkan dalam buku ini. Buku ini juga dilengkapi dengan lampiran intisari Al Quran, hadis dan Fiqh mengenal riba, dan konsep mudharabah, syirkah dan korporasi sebagai alternatif terhadap riba.

Selamat Membaca dan Happy Shopping!
Browsing buku via : http://www.tokopedia.com/jualbukuekonomi
Pemesanan bisa via LINE/ WA : 08995476563

Konsep Distribusi dalam Ekonomi Islam dan Format Keadilan Ekonomi di Indonesia

Posted on

Konsep Distribusi dalam Ekonomi Islam dan Format Keadilan Ekonomi di Indonesia
Penulis : Ruslan Abdul Ghofur Noor
Penerbit : Pustaka Pelajar
Berat : 400 Gram | XXII + 326 Hlm
Harga : Rp. 62.000,-

Sinopsis
Maka di buku ini pembaca akan mendapatkan jawaban tentang:
1. Bagaimana konsep distribusi dalam Sistem Ekonomi Islam (SEI)
2. Bagaimana kesesuaian konsep distribusi dalam SEI dengan agenda reformasi ekonomi Indonesia
3. Bagaimana instrumen distribusi dalam SEI bisa masuk dalam ekonomi Indonesia?
jawaban-jawaban tersebut niscaya menjadi penting bagi negara yang mayoritas penduduknya muslim dan sedang menghadapi berbagai permasalahan sosial ekonomi yang cukup kompleks.

Selamat Membaca dan Happy Shopping!
kunjungi kami di http://www.tokopedia.com/jualbukuekonomi | http://www.jualbukuekonomi.com

Ekonomi Penyangga Jihad

Posted on Updated on

ekonomi penyangga jihad (4)

Ekonomi Penyangga Jihad
Karya: Husain Matla | penerbit: Kaaffah Media,
Tahun terbit: 2015 | 226 hlm | Harga Rp. 62.000,-

Jika di dalam kapitalisme, orang harus “berjihad” untuk sekedar bisa hidup dan bisa bersaing, maka di dalam Islam orang dibuat bisa hidup, bisa rukun dan bisa berkorban sehingga bisa disiapkan sebagai masyarakat siap jihad.
Siap jihad bukan karena tak siap hidup, tapi karena hidup mereka rukun, penuh solidaritas dan siap lebih dulu berkorban. Dan untuk itu butuh arsitektur ekonomi tersendiri!
Jika desain bentuk tubuh burung memang Allah siapkan agar bisa terbang, maka bentuk ekonomi Islam tampaknya juga Allah beri desain khusus: Desain Ekonomi Penyangga Jihad.

Selamat Membaca dan Happy Shopping!

kunjungi kami di www.tokopedia.com/jualbukuekonomi | www.jualbukuekonomi.com

Membangun Sistem Ekonomi Alternatif (perspektif Islam)

Posted on

Membangun Sistem Ekonomi Alternatif
(perspektif Islam)
Penulis : Taqyuddin An-Nabhani
Ukuran buku : 15 cm x 23 cm tebal : 360+x halaman
Sampul depan : Soft Cover
Penerbit : Risalah Gusti
ISBN : 979-556-1101-4
Harga Rp. 45.000,-

Sinopsis :
Sorotan terhadap Kapitalisme dan sosialisme yang gagal dalam membangun paradigma ekonomi dunia, telah menarik perhatian utama pada system ekonomi Islam. Sebab ekonomi Islam telah mensyariatkan hukum-hukum perekonomian bagi umat manusia, dengan jaminan-jaminan hak secara pribadi serta memberi kesempatan seseorang untuk mencapai kemakmurannya.
Sementara, pada saat yang sama, Islam membatasi perolehan harta yang digunakan untuk kemudian diimplementasi dalam fungsi social yang interaktif.
Buku yang ditulis Taqyuddin an-Nabhani ini merupakan koreksi kritis atas kegagalan sistem ekonomi Kapitalisme dan Sosialisme dalam memenuhi kehidupan ekonomi alternatif yang disyariatkan Islam, dengan muatan nilai-nilai keadilan, jaminan hak asasi, sekaligus memiliki ciri khas moral universal yang sama sekali tidak dijamah oleh sistem Kapitalisme maupun Sosialisme.
Sorotan terhadap Kapitalisme dan sosialisme yang gagal dalam membangun paradigma ekonomi dunia, telah menarik perhatian utama pada system ekonomi Islam. Sebab ekonomi Islam telah mensyariatkan hukum-hukum perekonomian bagi umat manusia, dengan jaminan-jaminan hak secara pribadi serta memberi kesempatan seseorang untuk mencapai kemakmurannya.
Sementara, pada saat yang sama, Islam membatasi perolehan harta yang digunakan untuk kemudian diimplementasi dalam fungsi social yang interaktif.
Buku yang ditulis Taqyuddin an-Nabhani ini merupakan koreksi kritis atas kegagalan sistem ekonomi Kapitalisme dan Sosialisme dalam memenuhi kehidupan ekonomi alternatif yang disyariatkan Islam, dengan muatan nilai-nilai keadilan, jaminan hak asasi, sekaligus memiliki ciri khas moral universal yang sama sekali tidak dijamah oleh sistem Kapitalisme maupun Sosialisme.

kunjungi kami di www.tokopedia.com/jualbukuekonomi | www.jualbukuekonomi.com

Muqoddimah Sistem Ekonomi Islam

Posted on

Muqoddimah Sistem Ekonomi Islam: 

 Kritik Atas Sistem Ekonomi Kapitalisme Hingga Sosialisme Marxisme

Penulis:Hafidz Abdurrahman
Cover: Soft Cover
Isi: 200 halaman
Ukuran: 13,5 cm x 20,
Penerbit: Al Azhar Press
Harga : Rp. 33.000,-

Muqoddimah an-Nidzam al-iqtishadi fi al Islam merupakan pembahasan yang sangat sulit, kecuali bagi yang menggeluti economic thought (pemikiran ekonomi) celakanya yang menggeluti economic thougt ini sangat jarang. Karena kajian ini merupakan filosofis yang rumit dan membutuhkan pencernaan secara mendalam. Itulah alasan, mengapa kebanyakan ahli ekonomi, khususnya di Indonesia lebih banyak menggeluti ekonomi praktis, ketimbang economic thought yang bersifat filosofis ini.
Sayangnya, meski ada juga pemikir yang menggelutinya, namun hasilnya belum tentu fundamental. Karena mereka tidak memiliki mindframe sehingga tidak bisa melejitkan diri dari pengaruh pemikiran-pemikiran sebelumnya.

Hasil kajian as-Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani, khususnya kritik beliau terhadap Kapitalisme maupun Sosialisme dalam Muqaddimah ini merupakan satu-satunya hasil kajian yang benar-benar orisinal dan fundamental. Dikatakan orisinal, karena belum pernah ada seorang pun pemikir, baik sebelum maupun sezaman dengan beliau yang menghasilkan kajian seperti ini. Fundamental, karena hasil kajian ini bukan saja berdiri tegak dengan mindfream-nya sendiri, tetapi telah benar-benar mampu merontokkan seluruh pemikiran dan argumentasi ekonomi yang dibangun oleh Kapitalisme maupun Sosialisme. Tidak hanya di situ, beliau bahkan mampu merumuskan sintesis baru yang sama sekali berbeda dengan rumusan Kapitalisme maupun Sosialisme. Di sinilah letak kekuatan karya beliau ini.