UMKM

Menuju Ekonomi Berdikari: Pemberdayaan UMKM Konsep OPOP-OVOP-OVOC

Posted on

Menuju Ekonomi Berdikari: Pemberdayaan UMKM Konsep OPOP-OVOP-OVOC

Penulis : Gunawan Sumodiningrat, Ari Wulandari
Penerbit : Media Pressindo
Berat : 360 Gram | 16,5×24 cm
Tebal Halaman : 238 | Tahun 2015
Harga : Rp. 55.000,

Sinopsis

“Kesejahteraan rakyat” semestinya tidak hanya dijadikan slogan atau pembicaraan dalam ranah teori, tetapi harus diwujudkan untuk mencapai kemakmuran bangsa secara luas. Salah satu caranya dengan memajukan perekonomiannya. Perekonomian rakyat dapat dikuatkan dengan pemberdayaan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) disertai dengan inovasi dan pengembangan secara terus menerus, sehingga dapat meningkatkan daya saing di tingkat global.
Asas dasarnya yaitu perekonomian yang berdikari. Konsepnya adalah OPOP — One Person One Product, OVOP — One Village One Product, dan OVOC — One Village One Corporation. Berawal dari perorangan yang menghasilkan satu produk, setelah itu orang per orang yang memiliki kesamaan produk bisa bergabung dalam unit terkecil pemerintahan, yaitu desa.

Buku ini berisikan prinsip-prinsip memajukan ekonomi rakyat melalui konsep UMKM MASA DEPAN. Sangat layak dijadikan referensi untuk mencetak individu-individu yang kuat, sehingga tercipta OVOC — One Village One Corporation, satu desa satu perusahaan. Jika rakyat kuat, maka negara hebat!.

Prof. Gunawan Sumodiningrat, M.Ec., Ph.D., meraih gelar Ph.D bidang Agricultural and Applied Economics dari University of Minnesota, Twin Cities, Minnesota, Amerika Serikat, 1982. Gelar Master of Economics bidang Ekonometrika diperoleh dari Thammasat University. Thailand, 1977. Sebelumnya, gelar sarjana diperoleh dari Fakultas Ekonomi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia, 1974.

Ari Wulandari, S.S., M.A., atau lebih dikenal dengan Ari Kinoysan Wulandari, lulusan Pasca-sarjana Program Studi Ilmu Linguistik, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Penulis meraih Anugerah Kebudayaan 2006 dari Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia dengan Kategori Penulis Buku Anak yang Berdedikasi kepada Kebudayaan yang diserahkan oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia dan Juara II Lomba Nasional Gemar Baca Tulis Tingkat Perguruan Tinggi yang diselenggarakan oleh Klub Perpustakaan Indonesia Pusat dan Departemen Pendidikan Nasional Tahun 1999.

Selamat Membaca dan Happy Shopping!
kunjungi kami di http://www.tokopedia.com/jualbukuekonomi | http://www.jualbukuekonomi.com

Advertisements

Orange Economy : Potensi Kreativitas yang Tak Terbatas

Posted on

ORANGE ECONOMY
Orange Economy : Potensi Kreativitas yang Tak Terbatas”
Penulis : Felipe Buitrago Restrepo & Ivan Duque
Penerbit : Noura Books
Halaman : 242
Harga : Rp. 48.000,-

Industri kreatif seringkali dipandang sebelah mata. Penyebabnya, jarang dipetakan secara rinci, jarang diperkenalkan secara luas, dan sulit untuk mengukur potensinya yg demikian kompleks. Padahal, industri kreatif memiliki beberapa fakta :
1. Melibatkan lebih dari 144 juta pekerja di dunia
2. Memiliki nilai ekonomi lebih dari 4,29 triliun dolar!
3. Memiliki nilai ekspor sebesar 649 miliar dolar
4. Berkontribusi sebesar 6,1 % terhadap perekonomian dunia
Menurut John Howkins, ekonomi kreatif adalah termasuk semua sektor yg barang dan jasanya berdasarkan kekayaan intelektual. Periklanan, kerajinan, desain, mode, musik, mainan, penerbitan, gadget, hingga seni & pertunjukan, adalah beberapa yg termasuk dalam ekonomi kreatif. Misalnya saja industri perfilman. Dalam Orange Economy disebutkan bahwa di Hollywood, Bollywood, dan Nollywood bersama-sama memproduksi lbh dari 4 ribu film per tahunnya!

Dilengkapi fakta dan data grafis yg menarik, membuktikan Orange Economy merupakan bagian penting dari perekonomian dan budaya di dunia. Tak hanya itu, buku ini juga menggambarkan potensi Orange Economy yg seringkali tak terlihat.
Mengapa disebut oranye? Dalam buku ini disebutkan, warna oranye sering diasosiasikan dgn kebudayaan, kreativitas, dan identitas. Tak ketinggalan, tujuh ide brilian dipaparkan untuki memunculkan potensi tersebut. Harapannya, Indonesia mampu menjadi salah satu bagian Orange Economy yg diperhitungkan dunia.
Buku ini menggambarkan dengan lengkap potensi Orange Economy yang seringkali tak terlihat. Fakta dan data disajikan dengan sangat menarik, membuktikan Orange Economy merupakan bagian yang sangat penting dari perekonomian dan budaya di dunia. Tak ketinggalan, tujuh ide brilian untuk memunculkan potensi tersebut.

Selamat Membaca dan Happy Shopping!

kunjungi kami di www.tokopedia.com/jualbukuekonomi | www.jualbukuekonomi.com

Panduan Ekspor Impor ; Saatnya Bisnis Anda Naik Kelas!

Posted on

Panduan Ekspor Impor
Penulis : Iswi Hariyani, SH MH dan Ir. R. Serfianto D.P
Penerbit : PUSTAKA YUSTISIA, 2010
ISBN13: 9789793410654 | Format : Soft Cover
Halaman : 176 | Dimensi : 150 mm x 225 mm
Harga : Rp. 45.000

Buku ini secara lengkap selik – beluk bisnis eksport import dengan bahasa yang sederhana disertai berbagai gambar dan tabel agar lebih mudah di pahami oleh semua kalangan pembaca yang ingin memahami dan terjun kedalam bisnis eksport import. Jadi, ini sangat cocok dibaca oleh pengusaha UMKM, pengusaha muda, exportir/ importir pemula, para perajin, siswa dan guru sekolah kejuruan, mahasiswa dan dosen mata kuliah eksport import, pejabat dinas perdagangan, dinas perindustrian, dinas koperasi dan UKM, para trainer export import, bankir, notaris, konsultan bisnis, konsultan hukum, dan lain lain.