Ekonomi Kelembagaan

Ekonomi Kelembagaan: Paradigma, Teori, dan Kebijakan

Posted on

Ekonomi Kelembagaan: Paradigma, Teori, dan Kebijakan
Penulis: Prof. Dr. Ahmad Erani Yustika (Univ. Brawijaya)
Penerbit: Erlangga | ASLI
Berat Buku : 600 gram | 20 x 26 cm
Jenis Cover: Soft Cover | 306 hlm
Harga : Rp. 163.000,-

Sinopsis
————-
Dalam perjalanannya, di zaman mekanisme pasar yang disokong oleh aliran klasik/neoklasik telah menciptakan polusi yang tidak sedap bagi negara-negara yang mempraktekkannya. Celakanya, polusi tersebut bukan sekadar terjadi akibat negara tersebut salah dalam mengerjakan kebijakan yang direkomendasikan, melainkan dalam pemikiran klasik/neoklasik memang tersimpan cacat filosofis dalam wujud asumsi-asumsi yang melatarinya. Tepat pada titik inilah ekonomi kelembagaan masuk untuk mewartakan bahwa kegiatan ekonomi sangat dipengaruhi oleh tata letak antarpelaku ekonomi (teori ekonomi politik), desain aturan main (teori ekonomi biaya transaksi), informasi yang tidak setara (teori informasi asimetris), norma dan keyakinan suatu individu/komunitas (teori modal sosial), insentif untuk melakukan kolaborasi (teori tindakan kolektif), model kesepakatan yang dibikin (teori kontrak), pilihan atas kepemilikan aset fisik maupun non-fisik (teori hak kepemilikan), dan lain-lain.

Intinya, selalu ada insentif bagi individu untuk berperilaku menyimpang sehingga sistem ekonomi tidak bisa dibiarkan berjalan hanya dipandu oleh mekanisme pasar. Dalam hal ini diperlukan kelembagaan non-pasar (non-market institution) untuk melindungi agar pasar tidak terjebak dalam kegagalan yang tidak berujung, yakni dengan jalan mendesain aturan main/kelembagaan (institutions). Pada level makro (institutional environment), kelembagaan tersebut berisi seperangkat aturan politik, sosial, dan legal yang memapankan kegiatan produksi, pertukaran, dan distribusi. Sedangkan pada level mikro (institutions of governance), kelembagaan berkutat dengan masalah tata kelola aturan main agar pertukaran antarunit ekonomi bisa berlangsung, baik lewat cara kerjasama maupun kompetisi.

Keunggulan produk:
———-
Buku ini relatif tidak memiliki pesaing di Indonesia karena ahli ekonomi kelembagaan masih jarang.
Penulis adalah ahli dalam bidangnya, dan buku ini telah mendapat dukungan dari banyak dosen/pengajar di kampus-kampus ternama.

Selamat Membaca dan Happy Shopping!
kunjungi kami di http://www.tokopedia.com/jualbukuekonomi | www•jualbukuekonomi•com

Advertisements

Ekonomi Islam, Kelembagaan dan Konteks Keiindonesiaan

Posted on

Ekonomi Islam, Kelembagaan dan Konteks Keiindonesiaan
dari Politik Makro Ekonomi hingga Realisasi Mikro

Penulis : Prof. Dr. Sukron Kamil, M.A
Penerbit : Rajawalii Press | 2016
Berat : 420 Gram | 15,5×23 cm
Tebal Halaman : 334
Harga : Rp. 89.000,-

Sinopsis

Buku ini mengisi kekurangan referensi ekonomi Islam yang belum banyak, kekurangan referensi kelembagaan ekonomi Islam dan terutama hubungan keduanya dengan konteks keiindonesiaan. Buku ini membahas ekonomi makro islam sebagai studi pembangunan dengan membandingkan sistem ekonomi islam dengan kapitalisme, sosialisme dan welfare state, kelembagaan yang dibahasnya pun lebih komprehensif dari mulai perbankan Islam, wakaf, ZIIS (Filantropi), asuransi hingga koperasi Islam, baik secara konseptual maupun praktik

Selamat Membaca dan Happy Shopping!
kunjungi kami di http://www.tokopedia.com/jualbukuekonomi | http://www.jualbukuekonomi.com